Weni Tania Tak Disetubuhi, Pelaku Malah Tusuk Kemaluan Korban Pakai Bambu

 


GARUT –- Meski sudah menurunkan celana Weni Tania, pelaku Dani alias Japra tak sempat menyetubuhi korban saat dibunuh. Karena sangat emosi, Dani menusukkan bambu ke kemaluan korban.


Saat konferensi pers ini juga terungkap bahwa hubungan asmara antara Dani alias Japra dan Weni Tania ternyata baru satu bulan. Keduanya kenalan melalui media sosial Facebook.

Dani menghabisi nyawa Weni Tania karena menduga pacarnya ini selingkuh dengan pria lain.

Kepada wartawan, Pengacara Dani, Soni Sonjaya mengatakan, Dani mengenal Weni Tania dari Facebook. Dulunya, Dani bekerja sebagai penjaga warnet.

“Kenalan di FB karena dulu DH itu penjaga warnet. Akhirnya setelah sering chat mengarah ke pertemuan. Sudah beberapa kali mereka bertemu,” ujar Soni, Senin (8/2).

Soni menyebut, Dani merasa cemburu karena menyangka Weni Tania selingkuh dengan pria lain karena saring chat melalui inboks di Facebook.

Dari keterangan kliennya, saat berada di lokasi pembunuhan di pinggir sungai, korban tak fokus saat tengah berbicara dan terkesan mengacuhkan pembicaraan.

Weni Tania juga terus bermain telepon seluler saat Dani tengah berbicara.

“Dari situ timbul emosi dan DH ini yakin kalau korban ada laki-laki lain. Timbul marah, kesal dan terjadi adu mulut,” ujarnya.

Ketika adu mulut terjadi, mereka tengah berjalan ke pinggir sungai. Dani semakin kesal karena korban terus memegang HP.

Dani yang berjalan di belakang korban, lantas mencekik leher Weni.

Tubuh Weni lalu ditekan ke bawah sampai nafasnya hampir habis.

Sambil mencekik leher Weni, Dani sempat membuka dan menurunkan celana korban.

Saking emosinya saat itu, Dani langsung menusukkan bambu ke kemaluan korban. Bambu ini tembus hingga ke anus korban.

Kebetulan saat itu, ada potongan bambu di dekat keduanya.

“Korban tidak disetubuhi. Celana korban sempat dibuka tapi karena sudah saking marah, DH ini menusukkan bambu,” jelasnya.

Mengenai telepon seluler korban yang tak ditemukan polisi, Soni menyebut jika Dani memang mengambilnay. Dan HP itu sudah dijual ke seseorang di kawasan Terminal Guntur.

Aksi pembunuhan ini dilakukan di pinggir Sungai Cimalaka, Kampung Muncanglega, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut.

Aksi kejinya itu dilancarkan sekitar pukul 15.30 WIB, Selasa (2/2).

 

(ral/int/pojoksatu)

0 Response to "Weni Tania Tak Disetubuhi, Pelaku Malah Tusuk Kemaluan Korban Pakai Bambu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel