TANGIS Pilu Ibu Usia Anak Tak Panjang, Dokter Menyerah 7 Hari Pulang dari RS Kini Meninggal: Tak Sanggup

 TANGIS Pilu Ibu Usia Anak Tak Panjang, Dokter Menyerah 7 Hari Pulang dari RS Kini Meninggal: Tak Sanggup


TRIBUNNEWSMAKER.COM - Hati seorang ibu hancur melihat bayinya meninggal dunia usai tujuh hari pulang dari rumah sakit.

Hati ibu mana yang tak hancur saat kehilangan anak yang baru saja dilahirkannya.

Inilah yang juga dialami oleheorang ibu asal Malaysia bernama Nurul Shafina Mazani.

Baru saja tujuh hari bayinya pulang dari RS, kini wanita yang akrab disapa Fina harus kehilangannya untuk selama lamanya.

Mengutip dari Mstar.com, Kamis (20/4/2022), Putri Fina, Afeeya Mikayla meninggal dunia pada 13 April 2022 lalu.

Afeeya Mikayla diketahui baru saja lahir ke dunia ini pada 1 Januari 2022 lalu.


Fina dan suami di kubur putri pertama mereka
Fina dan suami di kubur putri pertama mereka (mstar)

Sayang Afeeya Mikayla rupanya terlahir dalam kondisi memilukan.

Hal ini terungkap saat Afeeya Mikayla sakit dan tak bisa buang air besar.

"Baru tahu dia sakit setelah beberapa hari dia tak bisa buang air besar. Jadi dokter ambil sampel ususnya untuk diteliti.

Dan benar, dokter menemukan usus besar dan usus kecil bayi kami tiada sarafnya, maka itulah tidak berfungsi." ungkap Fina pilu.

Lebih lanjut, Fina bercerita, setelah lahir Afeeya Mikayla harus menjalani perawatan di rumah sakit selama tiga bulan.


Hingga akhirnya dokter pun angkat tangan dan memilih memulangkan Afeeya Mikayla.

Dokter sempat menjelaskan kondisi terburuk Afeeya Mikayla.

"Sejak lahir sampai umurnya tiga bulan dia dirawat di rumah sakit.

Kemudian dokter panggil kami dan mengatakan tak ada perawatan lanjutan.

Jadi dokter akan menghentikan obat dan perawatannya.

Sebelum kami bawa ulang, dokter pun sudah menjelaskan apa yang akan terjadi." kata Fina lagi.

Kondisi pilu bayi Fina sebelum meninggal dunia
Kondisi pilu bayi Fina sebelum meninggal dunia (Mstar)

Dokter juga sempat memvonis usia Afeeya hanya bertahan kurang lebih tujuh hari.

Namun mukjizat terjadi, Afeeya justru bertahan hingga tepat satu minggu.

"Dokter kata, dia hanya mampu bertahan dalam kurang tujuh hari.

Tapi alhamdulillah bayi kami bertahan tujuh hari." tambah Fina.

Selama itu, Fina dan suami rupanya tak henti-hentinya berdoa untuk kesembuhan sang anak.

Namun sayang, Afeeya benar-benar tak bisa menerima makanan yang masuk ke mulutnya.

Hingga tepat pukul 12 malam, putri Fina dan suami meninggal dunia.


"Selama itu saya dan suami beri dia susu dan air zam zam, tapi sebanyak apa yang kami bagi, sebanyak itu juga yang keluar.

Pada 13 April tepat pukul 24.00 dia dah tiada.

Genap tujuh hari dia kembali ke rumah.

Sebelum, dia pergi, setiap hari saya berdoa agar dimudahkan semua urusannya.

Tak sanggup saya melihat dia tersiksa jadi saya ikhlas jika ia harus pergi." ungkap Fina.

Fina masih berusaha ikhlas lepas kepergian sang buah hati
Fina masih berusaha ikhlas lepas kepergian sang buah hati (Mstar)

Diakui Fina, dirinya masih berusaha menerima kenyataan.

Pasalnya diakui Fina dirinya sudah membelikan baju Lebaran untuk sang anak.

Sayang belum sempat baju Lebaran berbentuk gaun itu dipakai, Afeeya telah berpulang untuk selamanya.

"Saya sebenarnya sudah beli baju hari raya untuk dia, saya beli gaun.

Tapi Allah lebih sayang dia. Tiada semangat merayaka hari raya tahun ini." pilu Fina.

Meski begitu Fina bersykur ia memiliki suami yang kuat.

Suami Fina sering kali mengingatkan sang istri untuk tetap kuat dan tabah.

Mereka percaya bahwa ini adalah yang terbaik dari Sang Kuasa.

(TribunnewsMaker/Octavia Monalisa)

0 Response to "TANGIS Pilu Ibu Usia Anak Tak Panjang, Dokter Menyerah 7 Hari Pulang dari RS Kini Meninggal: Tak Sanggup"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel