WASPADA Bisa Dialami Siapa Saja! Driver Ojol Terima Telepon dari Nomor Unik, Uang Rp 65 Juta Raib

 WASPADA Bisa Dialami Siapa Saja! Driver Ojol Terima Telepon dari Nomor Unik, Uang Rp 65 Juta Raib


TRIBUNNEWSMAKER.COM - Viral kisah driver ojol kehilangan tabungan sejumlah Rp 65 juta.

Irwanuari Kiswanto menjadi korban penipuan pada Selasa 19 April 2022.

Warga Sembungharjo, Genuk, SemarangJawa Tengah tersebut tak menyangka sebuah nomor asing yang menghubunginya adalah awal mula dari bencana.

Mulanya, Irwan saat itu sedang mengantarkan penumpang dari Menoreh Sampangan ke UNES.

Ketika diperjalanan, ia mendapat panggilan dari sebuah nomor asing lewat WhatsApp.

Irwanuari Kiswanto ojol Semarang kena tipu modus hadiah dari bank Pemerintah. Korban mengaku saat ditelpon merasa dihipnotis di Kota Semarang
Irwanuari Kiswanto ojol Semarang kena tipu modus hadiah dari bank Pemerintah. Korban mengaku saat ditelpon merasa dihipnotis di Kota Semarang (Via Tribun Jateng)

Penelepon itu menggunakan nomor WhatsApp 1(401)777-7910. Dan mengaku dari sebuah bank terkemuka milik pemerintah.


Irwan ketika ditelpon diimingi-imingi mendapatkan hadiah undian berupa TV, handphone dan motor.

Ketika itu, ia tak terlalu menggubris karena sedang mengantarkan penumpang.

Selepas orderan ditunaikan, ia kembali dihubungi nomor tersebut.

Pelaku lantas mengirimkan sebuah tautan kepada Irwan denagn alasan untuk melihat poin hadiah di bank tersebut.

Kemudian Irwan diminta untuk meng-klik tautan tersebut yang tersambung ke akun mobile banking yang ia gunakan.

Kala itu, Irwan mengaku seperti terhipnotis dan langsung menuruti perintah dari pelaku.

"Saat itu pikiran saya kosong, nge-blank.

Saya tiba-tiba menurut saja perintah penelpon itu," beber Irwan.

Ia pun lalu mengklik link yang dikirim pelaku via SMS.

Korban diminta memberitahukan kode One time pasword (OTP).


Padahal kode OTP adalah kode verifikasi atau kata sandi sekali pakai yang dapat disalahgunakan jika diketahui oleh orang lain.

Alhasil uang Rp 31 juta dari ATM BRI miliknya ludes.

"Saya ikuti alur penelpon, saya seperti terhipnotis," bebernya.

Tak puas hanya kuras satu ATM, pelaku terus memperdaya korban.

Irwan diminta kode OTP bank lain miliknya dengan alasan kode OTP bank pertama tidak bisa.

Dengan lugu, Irwan memberitahukan uang Rp34 juta di rekening BCA-nya.

Ilustrasi penipuan
Ilustrasi penipuan (Istimewa)

Ia pun kirim kode OTP bank tersebut.

Alhasil, total kerugian yang dialaminya Rp 65 juta.

"Enggak tahu kenapa, saya jawab iya, iya dan iya," ungkapnya.

Selepas itu, ia diminta menunggu selama 20 menitan.


Irwan mulai curiga saat pelaku memblokir nomornya dan beberapa pesan dihapus.

"Habis itu saya baru sadar. Firasat tidak enak. Benar saja. Saya cek dua ATM itu uangnya ludes semua," terangnya.

Tabungan untuk Bangun Rumah

Seusai kejadian nahas itu, Irwan segera melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.

Bukannya mendapatkan penanganan serius, ia malah ditanya, "kenapa uangnya banyak?"

"Saya jawab. Uang itu dapat kredit KUR Rp30 juta belum saya pakai. Sisanya hasil nabung 7 tahun. Rencana uang itu mau bikin rumah selepas lebaran," tuturnya.

Ia mengaku, selama ini tinggal bersama orangtuanya.

Hasil kerja jadi ojol dan kerja serabutan serta ngutang bank hanya demi bangun rumah sederhana.

"Saya ngojek sudah hampir 5 tahun. Sebelumnya kerja serabutan," terangnya.

Ilustrasi permintaan kode OTP
Ilustrasi permintaan kode OTP (www.cm.com)

Ia berharap, kasusnya dapat diusut tuntas.

Baginya, nilai itu sangat besar.

"Itu uang besar sekali, apa bisa balik? Saya ingin uang itu balik. Jangan semuanya, hanya separuh tidak apa-apa," jelasnya.

Irwan merasa sangat terpukul atas kejadian yang baru saja dialaminya.

"Sekarang tak punya tabungan. Cita-cita kami membangun rumah sederhana juga gagal. Tabungan itu adalah jerih payah saya selama tujuh tahun menabung," tutur Irwan. (Fathia Oktaviani/Magang)

Sebagian artikel ini telah tayang sebelumnya di Tribun Jateng dengan judul 'Uang Tabungan Ojol Semarang Rp 65 Juta Ludes Gegara Link Undian, Ini Respons Polisi Ketika Ia Lapor'

0 Response to "WASPADA Bisa Dialami Siapa Saja! Driver Ojol Terima Telepon dari Nomor Unik, Uang Rp 65 Juta Raib"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel