Sakit Hati Dicerai, Wanita Nekat Jadi TKW ke Arab, Dinikahi Jenderal Kaya, Rumah Mewah bak Istana

 Sakit Hati Dicerai, Wanita Nekat Jadi TKW ke Arab, Dinikahi Jenderal Kaya, Rumah Mewah bak Istana


TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sakit hati diceraikan oleh suami, wanita asal Pangandaran, Jawa Barat, ini mengalami trauma.

Terlebih perceraiannya dengan mantan suami diwarnai konflik.

Anak-anaknya juga direbut oleh mantan suami dan mertua setelah cerai.

Untuk menghilangkan sakit hati itu, Sara Moza nekat untuk menjadi TKW ke Arab Saudi.

Di Arab Saudi, Teh Sara Moza bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART).

Tak disangka, di Arab Saudi itulah, Teh Sara Moza menemukan tambatan hati yang baru.

Sosok suami Teh Sara Moza pun bukan orang sembarangan.


Sakit hati dicerai, Sara Moza nekat kabur jadi TKW di Arab Saudi
Sakit hati dicerai, Sara Moza nekat kabur jadi TKW di Arab Saudi (YouTube fenny listiana)

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube Fenny Listiana, Teh Sara Moza, sapaan akrabnya memutuskan untuk kabur dari kampung halaman usai bercerai di tahun 2010.

Ia mengaku sakit hati usai bercerai dari mantan suaminya.

Apalagi sang mantan suami merebut hak asuh anak-anaknya.

Sakit hati, Teh Sara Moza pun memutuskan kabur ke Arab Saudi menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW).

"Punya anak dua, dulu habis cerai bingung menentukan tujuan, akhirnya memilih ke luar negeri. Sebenarnya untuk pelarian waktu itu. Anak-anak waktu cerai diambil semua sama mertua," ungkap Teh Sara Moza, dikutip TribunnewsBogor.com, (22/4/2022).

Ditambah lagi, Teh Sara merasa semua telah berubah semenjak bercerai.

Ia mengaku sudah tidak sanggup lagi tinggal di Indonesia.

"Saya sakit hati waktu berangkat. Iya, saya baru cerai waktu itu. Karena sakit hati langsung berangkat. Di Indonesia saya enggak sanggup. Pokoknya semua berubah setelah saya bercerai," imbuhnya.

Saat pertama kali menjadi asisten rumah tangga atau ART, Teh Sara Moza sudah sekian kali dijodohkan oleh orang Arab.

Termasuk mantan majikan pertamanya.

Bahkan sang majikan memberi iming-iming rumah serta uang mencapai Rp 153 jutaan untuk membujuk Teh Sara Moza agar mau menikahi anaknya.

Namun karena masih merasa trauma akan kisah cinta lamanya, Teh Sara Moza kerap menolak semua lamaran yang ditujukan kepadanya.

"Enggak kepikiran mau nikah, karena berangkat sakit hati boro-boro aku sama laki-laki.

Aku kalau mau nikah, dulu sama majikan pertama mau dinikahin sama anaknya si nenek, mau dikasih rumah, dikasih mahar 40.000 riyal (Rp153 jutaan).

Aku enggak mau nikah sama sekali karena aku masih sedih. Sampai sekarang sudah nikah saja, masih mikir kenapa sekarang saya nikah," cerita Teh Sara.


Empat tahun menjadi TKW, kebahagiaan akhirnya datang menghampiri Teh Sara Moza.

Janda asal Pangandaran itu dipinang oleh pria asal Arab Saudi pada tahun 2014.

"Sejak 2010 belum pulang. Karena saya ke sini habis cerai. Setelah 4 tahun saya di sini, menikah," kata Teh Sara.

Sosok suami baru Teh Sara Moza pun bukan orang sembarangan.

Teh Sara Moza rupanya dinikahi orang tajir melintir di Arab, sehingga ia tak perlu lagi menjadi seorang ART atau TKW.

Sosok sang suami baru ternyata merupakan tentara Arab Saudi yang sudah berpangkat jenderal.

Usianya pun jauh lebih muda dibandingkan dengan Teh Sara Moza.

Bahkan saat ini Teh Sara Moza dan suami barunya tinggal di sebuah apartemen yang cukup luas dan mewah.

Rumah tersebut memiliki biaya sewa 15.000 riyal atau setara Rp 57 jutaan per bulan.

Punya suami tajir melintir, Teh Sara Moza kini memilih menyibukkan diri dengan kegiatan organisasi, khusus membantu para TKI di sana.

"Status saya di pemerintahan, asisten rumah tangga. Saya di organisasi juga, menemani pasporan, ada yang sakit atau mau sewa kapal, resort," ujar Teh Sara.


Sakit hati dicerai, Sara Moza nekat kabur jadi TKW di Arab Saudi
Sakit hati dicerai, Sara Moza nekat kabur jadi TKW di Arab Saudi (YouTube fenny listiana)

Namun, rupanya Teh Sara mengaku belum menikah secara resmi secara negara karena ketatnya peraturan di Arab Saudi.

Apalagi usia sang suami yang terbilang masih muda, jadi harus menunggu sampai masa pensiun dulu.

"Nikah sama suami sudah lama. Yang resmi itu yang utama, tapi butuh waktu lama. Karena proses harus nunggu dia pensiun dulu. Karena tentara, dan prosesnya enggak mudah. Karena dia masih muda. Mungkin kalau sudah tua, bisa ambil medical report," pungkasnya.

Meski begitu, luka lama yang masih membekas di hati membuat Teh Sara Moza tak ingin pulang ke Indonesia.

Bahkan saat diberi uang oleh suami Arabnya, ia memilih untuk menabungnya dan berencana membeli kebun di kampung halaman.

"Saya dikasih jatah 15.000 riyal (Rp60 jutaan) sama suami untuk ongkos pulang. Tapi karena aku otak emak-emak, aku belum ingin pulang. Aku mau pulang kalau benar-benar siap. Uangnya simpan saja dulu untuk modal," papar Teh Sara.

22 tahun tinggal di Arab Saudi, Teh Sara Moza mengaku tak pernah mengabaikan anaknya di Indonesia.

Ia mengaku sering telponan dengan sang anak yang ada di Pangandaran.

Suatu hari nanti, Teh Sara Moza mengaku ingin membawa anaknya ke Arab Saudi.

Apalagi hingga saat ini, pernikahan Teh Sara Moza belum dikaruniai anak.

"Setiap saat video call, ada anak saya di Indonesia. Saya mendidiknya dari jauh. Insya Allah ada rencana bawa anak ke sini," tandasnya.

(TribunBogor)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Kabur ke Arab Usai Bercerai, Mantan TKW Ini Dinikahi Jenderal Kaya Raya, Tinggal di Rumah Bak Istana

0 Response to "Sakit Hati Dicerai, Wanita Nekat Jadi TKW ke Arab, Dinikahi Jenderal Kaya, Rumah Mewah bak Istana"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel