'Anak Saleh Akhirnya Pulang' Ridwan Kamil Tegar Antar Jenazah Eril ke Tanah Air, Warga Boleh Takziah

 'Anak Saleh Akhirnya Pulang' Ridwan Kamil Tegar Antar Jenazah Eril ke Tanah Air, Warga Boleh Takziah


TRIBUNNEWSMAKER.COM - Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, Putra sulung Gubernur Jawa Barat akhirnya dipulang ke Tanah Air.

Ridwan Kamil mengantar jenazah anaknya pulang pada Sabtu (11/6/2022).

Ia bersama keluarga membawa jasad Eril dalam satu penerbangan dan berangkat pada 10.10 waktu setempat atau 15.10 WIB.

Dijadwalkan penerbangan akan tiba pada Minggu (12/6/2022) pukul 15.45 WIB.

Selanjutnya jasad Eril akan diurus dan akan dipulangkan melalui jalur darat.

Namun sebelum itu, jenazah Eril akan disemayamkan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jawa Barat.

Ridwan Kamil pun meluapkan perasaan dapat membawa pulang jenazah putra sulungnya itu melalui Instagram Stories, pada Sabtu petang.

Menggunakan foto Ridwan Kamil bersama mendiang Eril saat berlibur, Kang Emil lega jasad anak pertamanya pulang ke kampung halamannya.

"Si anak saleh ganteng ini akhirnya kembali pulang. Alhamdulillah," tulisnya.


Perasaan lega Ridwan Kamil saat membawa pulang jasad Eril, putra pertamanya.
Perasaan lega Ridwan Kamil saat membawa pulang jasad Eril, putra pertamanya. (Instagram/ridwankamil)

Di sisi lain, proses pemulangan jenazah Emmeril Kahn Mumtadz sudah dilakukan turut dibantu oleh pihak Kementerian Luar Negeri.

Hal ini seiring dengan arahan dari Presiden Jokowi yang menginstruksikan agar secara penuh membantu proses pemulangan jenazah.

Direktur Jenderal Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Yudha menjelaskan update terakhir fasilitasi repatriasi jenazah Emmeril Kahn Mumtadz, sejak jenazah ditemukan langkah repatriasi yang dilakukan 8 Juni kemarin, Kementerian Luar Negeri telah melakukan pengurusan keputusan pengadilan Bern pengurusan izin serah terima jenazah.

Kemudian penerbitan surat kematian dari KBRI Bern, pemulasaran jenazah sesuai syariat Islam dan melakukan pemetian jenazah sesuai dengan standar penerbangan.

"Sudah dilakukan rapat koordinasi untuk memastikan kelancaran pemulangan jenazah," katanya, dilansir dari Kanal Youtube KompasTV, Sabtu (11/6/2022).

Dijelaskannya, baik Ridwan Kamil beserta keluarga diterbangkan dalam satu flight penerbangan, take off 10.10 waktu setempat atau sekitar pukul 15.10 WIB

Kemudian dijadwalkan akan tiba di Bandara Soekarno Hatta pukul 15.45 WIB, lalu pemulangan jenazah akan dilakukan lewat jalur darat.

Sementara itu, Perwakilan pihak keluarga, Erwin Muniruzaman mengungkapkan, rencana rombongan dari Swiss akan tiba di Indonesia Minggu (12/6/2022) sore, setelah proses kedatangan di Bandara Soekarno Hatta dan pengurusan jenazah, akan langsung ke Bandung untuk disemayamkan di Gedung Pakuan.

"Setelah itu, untuk warga atau publik yang ingin bertakziah silakan, nanti akan diatur oleh tim Pemprov Jabar," ujarnya.

Sementara untuk acara pemakaman akan difokuskan dari pihak keluarga.

"Kami mohon maaf untuk yang sudah menyampaikan doa di Gedung Pakuan tidak perlu ke pemakaman.

Tapi setelah pemakaman, dipersilakan untuk warga bila ada yang hendak berdoa setelah seluruh rangkaian pemakaman yang dihadiri keluarga selesai," katanya.

Musibah Eril Sadarkan Ridwan Kamil: Kekuasaan Tidak Berarti Kalau Allah Berkehendak

Ridwan Kamil tampaknya bisa memetik pelajaran berharga dari musibah yang menimpa Emmeril Kahn atau Eril.

Meski Eril akhirnya ditemukan pada Rabu 8 Juni 2022, namun pencarian jasad Eril terbilang cukup lama.

Eril dinyatakan hilang pada Kamis 26 Mei 2022 dan baru ditemukan dua minggu kemudian.

Selama masa pencarian, Ridwan Kamil sadar bahwa situasi tersebut adalah 'ujian kekuasaan' untuknya.

Menurut Koresponden Kompas TV di Bern yaitu Khrisna Diantha, penemuan jasad Eril terbilang cukup lama.

Khrisna berpendapat bahwa pada kasus-kasus sebelumnya, orang yang tenggelam atau hanyut di Sungai Aare biasanya akan tersangkut di pintu air.


Ridwan Kamil petik pelajaran berharga
Ridwan Kamil petik pelajaran berharga (Instagram Emmeril Kahn dan @dheoramdana)

Menurut Khrisna, walau pencarian masih dilakukan, intensitas mulai diturunkan setelah tiga hari pertama saat Eril dinyatakan hilang.

Pada awal pencarian, berbagai cara dikerahkan seperti drone perahu dengan teleskop khusus, anjing pelacak, hingga jalan darat.

Sayangnya, setelah lebih dari seminggu, intensitas pencarian berkurang dikarenakan biaya yang mahal.

Selain itu, untuk mengecek di bendungan, biasanya dikerahkan penyelam khusus karena medan yang cukup sulit.

Namun, metode menyelam tidak bisa dilakukan karena beberapa alasan seperti arus yang deras ataupun cuaca yang kurang bersahabat.

Sementara itu, melalui unggahan Instagram @fahdpahdepie, Fahd yang sempat takziah ke kediaman Ridwan Kamil pun pernah berbincang dengan perwakilan keluarga, Kang Arfi.

Menurut Kang Arfi, pencarian Eril di Swiss sudah mengikutip SOP yang yang ditetapkan.

Pencarian intensif yang dilakukan selama tujuh hari itu, dimana pencarian Eril hanya libatkan 20 orang polisi di siang hari, sedangkan warga sekitar tidak boleh membantu.

Tentunya ini akan menjadi cerita yang berbeda, apabila lokasi kejadian ini ada di Indonesia, di mana semua pihak sudah dikerahkan dan warga akan membantu baik siang maupun malam.

Bahkan, kebijakan di kota Bern dan negara Swiss ini sempat membuat Ridwan Kamil merasa geregetan.


Meskipun di Indonesia, kedudukan Ridwan Kamil adalah sebagai Gubernur, di negara tersebut, ia bukanlah siapa-siapa.

“Bagi Kang Emil, kehilangan putra sulungnya di negeri orang adalah semacam ‘ujian kekuasaan’. Ia geregetan menghadapi otoritas kota Bern dan negara setempat. Sayangnya ia tak bisa apa-apa di sana,” tulis @fahdpahdepie.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memantau langsung perkembangan pencarian putra pertamanya bernama Emmeril Kahn Mumtadz (atau yang akrab dipanggil Eril). Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz dilakukan sepanjang sungai Aare, kota Bern, Swiss, berlanjut di hari ke empat, namun belum membuahkan hasil.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memantau langsung perkembangan pencarian putra pertamanya bernama Emmeril Kahn Mumtadz (atau yang akrab dipanggil Eril). Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz dilakukan sepanjang sungai Aare, kota Bern, Swiss, berlanjut di hari ke empat, namun belum membuahkan hasil. ((Dok KBRI Bern) (Tribunnews.com/Istimewa))

Fahd pun mengutip ucapan Ridwan Kamil kala itu, “Kalau kejadian itu di Bandung, mungkin saya sudah kerahkan seribu orang. Tim SAR, BNPB, atau apa saja. Kalau perlu minta bantuan TNI. Masyarakat juga saya kira akan ikut membantu. Tapi di sana saya ‘powerless’, Pak. Kekuasaan ternyata tidak ada apa-apanya kalau Allah sudah berkehendak.” melansir dari Grid.ID ( grup TribunJatim.com ).

Kendati demikian, Ridwan Kamil dan keluarga sudah ikhlas melepaskan putra kebanggannya untuk selama-lamanya.

Eril rencananya akan dipulangkan ke Indonesia hari ini, Sabtu (11/6/2022), dan dijadwalkan tiba di Indonesia pada Minggu (12/6/2022).

Sedangkan pada hari Senin (13/6/2022), keluarga akan memakamkan jasad Eril sesuai syariat Islam di pemakaman keluarga, di daerah Cimaung, Kabupaten Bandung.

Ridwan Kamil pun mengaku sudah menyiapkan makam Eril.

Jenazah Eril akan dimakamkan di lahan milik keluarga yang berada di Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Lokasi pemakaman berada di samping masjid yang dibangun oleh Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mendesain sendiri area makam untuk putra sulungnya.

Desain makam yang dirancang Ridwan Kamil tersebut diunggah dalam akun instagram pribadinya.


Makam tersebut terletak di samping masjid yang tengah dibangun, yakni Masjid Al Mumtadz.

"Dear Eril, Saatnya kamu pulang ke negeri untaian doa. Ke negeri para Wali yang salah satunya adalah leluhurmu. Dear Eril, Sudah aku siapkan sebuah tempat yang istimewa," katanya, dikutip TribunJatim.com dari Kompas.com.

Sosok guru yang menemukan jasad Ridwan Kamil
Sosok guru yang menemukan jasad Ridwan Kamil (Instagram Ridwan Kamil)

Ia mengatakan lokasi makam tersebut pun berada di samping sungai kecil dengan pemandangan sawah dan gunung.

Lokasi ini merupakan kampung ibunda Eril, Atalia Praratya.

"Sudah aku desainkan sebuah rumah akhirmu yang indah. Di sebelah sungai kecil, dengan pemandangan gunung dan pesawahan yang hijau permai. Dear Eril, Rumah akhirmu berada di sebelah masjid. Masjid yang bertempat di kampung ibumu."

"Masjid yang didesain dan sedang dibangun ayahmu. Dan yang terpenting, Masjid ini dinamai seperti namamu. Masjid Al Mumtadz. Yang artinya terbaik. Terbaik adalah caramu menjalani hidup di dunia fana ini. Tidak sia-sia kami pilihkan nama penuh doa itu untukmu. Eril, today is Saturday. It is a good day to go home," tulis Ridwan Kamil.

(Sripoku/ Muhammad Naufal Falah)

0 Response to "'Anak Saleh Akhirnya Pulang' Ridwan Kamil Tegar Antar Jenazah Eril ke Tanah Air, Warga Boleh Takziah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel