BAK Firasat Mimpi Ayu Anjani Tolong Ibu & Adiknya yang Meninggal Tenggelam 'Mereka Seneng Waktu Saya Selamatkan'

 Mimpi Ayu Anjani Tolong Ibu & Adiknya yang Meninggal Tenggelam 'Mereka Seneng Waktu Saya Selamatkan'


TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ibu dan adiknya meninggal dunia setelah jadi korban kapal tenggelam di Labuan BajoAyu Anjani ungkap mimpinya menolong Ibu dan adik.

Seperti yang diketahui, Ibu dan adik Ayu Anjani jadi korban kapal tenggelam di perairan Taman Nasional Komodo (TNK), Labuan Bajo pada Selasa, 29 Juni 2022.

Ayu Anjani berduka dan mengenang momen terakhir serta mimpinya yang berkaitan dengan Ibu dan adiknya.

Ayu Anjani mengatakan bahwa dirinya sempat bermimpi bertemu dengan sang ibu, Jumiatun Widaningsih dan adiknya, Annisa Fitriani.

Di mimpi tersebut, Ayu Anjani berhasil menyelamatkan ibu dan adiknya saat kapal yang ditumpangi tenggelam.

"Semalam saya sempat tidur dua jam, saya mimpi. Saya nyelametin mereka loh. Benar-benar saya nyelametin mereka," kata Ayu, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (2/6/2022).

Ayu Anjani juga menggambarkan bagaimana ekspresi ibu dan adiknya yang dalam mimpi berhasil ia selamatkan.


Ayu Anjani berbagi cerita pilu dirinya sempat bermimpi menyelamatkan ibu dan adiknya dalam tragedi kecelakaan kapal
Ayu Anjani berbagi cerita pilu dirinya sempat bermimpi menyelamatkan ibu dan adiknya dalam tragedi kecelakaan kapal (Kolase YouTube Intens Investigasi/Tangkapan Layar)

Kata Ayu, ibu dan adiknya itu sangat bahagia begitu diselamatkannya dari bahaya.

"Mereka senang banget, benar-benar mereka senang banget waktu saya selamatkan," ucap Ayu Anjani.

Tak hanya Ayu, salah satu adiknya yang bernama Anne April juga merasakan hal yang sama.

Sang ibu sempat berbicara dengannya soal meninggal dunia karena tenggelam.

"Kita ngobrol-ngobrol soal berita yang trending soal tenggelam itu. Ibu saya bilang 'ih mati syahid ya kalau tenggelam'," ungkap Anne.

"Terus saya bilang 'ya semati syahidnya tapi kan sesak juga ma minum air banyak'. Seram banget kalau meninggal kayak gitu," tambahnya.

Ibu dan Adiknya Tewas Tenggelam, Ayu Anjani Sesalkan Sikap Kru Kapal

Janji terakhir Ayu Anjani pada Ibu dan adiknya yang meninggal kecelakaan kapal Labuan Bajo
Janji terakhir Ayu Anjani pada Ibu dan adiknya yang meninggal kecelakaan kapal Labuan Bajo (Instagram Ayu Anjani)

Ayu Anjani menyesalkan sikap kru kapal yang tidak berani menyelamatkan ibu dan adiknya dalam peristiwa kapal tenggelam di Labuan Bajo, Selasa (28/6/2022).

Sambil menangis, Ayu Anjani mengungkapkan kesedihan dan kekecewaannya, karena tidak ada kru kapal yang berani menyelamatkan nyawa ibu dan adiknya.

Menurut Ayu, sang ibunda tercinta meninggal karena terjebak di ruangan bawah kapal.

Ketika peristiwa tersebut terjadi, artis 31 tahun ini mengatakan tidak ada kru kapal yang berani ke ruangan tersebut.

"Yang bikin aku nggak terima adalah, karena kejebak di bawah, bukan karena berenang bukan karena naik Padar," kata Ayu Anjani, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (29/6/2022).

"Tapi karena kejebak di bawah nggak ada yang berani nyelametin."

"Aku kalau misalnya di sana aku pasti turun karena aku tahu banget Labuan Bajo lautnya gimana," sambungnya.

Sementara itu, adik Ayu Anjani bernama Anne April yang merupakan korban selamat, menduga ada kelalaian dari pihak awak kapal.

Ia kesal mengapa tak ada awak kapal yang menyelamatkan nyawa keluarganya.

"Dugaan kami sih itu (ada kejanggalan) karena nggak ada rasa penyesalan, mereka nggak ada minta maaf. Padahal ketemu sama saya malah bilang 'Halo'," ujar Anne.

"Kelalaian juga, nggak ada yang nyelametin, mereka nyelametin diri sendiri," timpal Ayu Anjani.

Ibu & Adik Meninggal, Ayu Anjani Laporkan Kru Kapal dan Agen, Anggap Lalai

Ayu Anjani berduka kehilangan ibu dan adiknya yang jadi korban kapal tenggelam di Labuan Bajo.
Ayu Anjani berduka kehilangan ibu dan adiknya yang jadi korban kapal tenggelam di Labuan Bajo. (Instagram realayuanjani)

Kesedihan mendalam dirasakan artis Ayu Anjani yang kehilangan ibu serta adiknya.

Ibu dan adik Ayu Anjani menjadi korban meninggal dunia atas tragedi kecelakaan kapal tenggelam.

Terkait musibah yang terjadi, Ayu Anjani membawa kasus ini ke jalur hukum.

Ayu Anjani menganggap pihak kru kapal diduga lalai dalam bekerja.

Sebagai langkah Ayu Anjani  menempuh jalur hukum adalah menuntut pihak yang terkait. 

"Kami pihak keluarga, kecewa atas apa yang terjadi dengan kejadian ini. khusus untuk kru kapal yang tidak menjalankan standar operasional tersebut, tidak menjalankan manajemen risiko. 

Kami punya perusahaan di bidang pariwisata juga. tapi kami menjalankan setiap prosedur yang berlaku, termasuk manajemen risiko," kata perwakilan keluarga Ayu Anjani saat ditemui di rumah duka di kawasan Cikarang Barat, Bekasi, Rabu (29/6/2022). 

Pihak Ayu Anjani juga telah memilih tim pengacara untuk membawa dan mengatur semua berkas kasus tersebut ke ranah hukum. 

"Pada hari ini saya didampingi kuasa hukum. Kasus ini akan kita kawal dan bawa ke jalur hukum," ujarnya melanjutkan. 

Melalui kuasa hukumnya, pihak Ayu Anjani telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Manggarai Barat, perkara ini sudah masuk dalam tahap penyelidikan. 

"Kami sudah serahkan ke jalur hukum, kami percayakan ke Polres Manggarai Barat yang sekarang dalam tahap penyelidikan, apakah ada unsur kelalaian yang mengakibatkan kematian," ujar kuasa hukum Ayu Anjani. 

Adapun laporan tersebut merujuk pada semua kru, tour guide hingga agen penyerangan kapal

"Semuanya, termasuk guide dan agen," ujar Ayu Anjani

"Jadi kita serahkan betu-betul proses hukum ini, sehingga polisi bisa bekerja dengan baik," ujar kuasa hukum Ayu Anjani. 

Diketahui, kapal ibunda dan adik Ayu Anjani tenggelam di perairan Taman Nasional Komodo (TNK), Labuan Bajo, Selasa (28/6/2022).

Kecewa Tak Ada Kru yang Berusaha Menyelamatkan Ibunya dan Penumpang Lain di Bagian Bawah Kapal

Keluarga Ayu Anjani menjadi korban tenggelamnya kapal dalam perairan Taman Nasional Komodo (TNK). 

Kesedihan bertambah ketika Ayu mengetahui jika para awak kru kapal tersebut tidak ada yang berani untuk turun ke ruang bawah kapal untuk menolong para korban. 

Diketahui menurut Ayu, sang ibu meninggal dunia tenggelam usai terjebak di ruangan bawah kapal. 


Janji terakhir Ayu Anjani pada Ibu dan adiknya yang meninggal kecelakaan kapal Labuan Bajo
Janji terakhir Ayu Anjani pada Ibu dan adiknya yang meninggal kecelakaan kapal Labuan Bajo (Instagram Ayu Anjani)

"Aku sedih karena engga ada kru yang berani turun ke bawah," ujar Ayu Anjani, di Cikarang Barat, Bekasi, Rabu (29/6/2022). 

Atas kejadian tersebut, Ayu merasa sedih atas tindakan awak kapal tersebut yang tidak berani mengambil keputusan untuk segera penyelamatan para korban. 

"Aku sedih karena mama engga selamat karena engga ada yg berani turun ke bawah. Padahal katanya mamaku udah minta tolong," ucap Ayu. 

Selain itu, Ayu turut menyayangkan pertolongan Tim SAR yang menurutnya terlambat datang untuk segera mengevakuasi para korban tenggelamnya kapal

"Aku menyayangkan tim SAR yang datang terlambat," tutur Ayu.

(Tribunnews.com/Indah Aprilin)(Tribunnews)

0 Response to "BAK Firasat Mimpi Ayu Anjani Tolong Ibu & Adiknya yang Meninggal Tenggelam 'Mereka Seneng Waktu Saya Selamatkan'"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel