Hati-hati Bunda Ini Ucapan Istri yang Membuat Suami Berpaling, Sebaiknya Hindari Kata-kata Berikut

 Hati-hati Bunda Ini Ucapan Istri yang Membuat Suami Berpaling, Sebaiknya Hindari Kata-kata Berikut


TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ucapan istri yang membuat suami berpaling, sebaiknya hindari kata-kata ini.

Hati-hati dengan ucapan, terdengar sepele tapi bisa menyakiti hati seseorang.

Begitu pula di dalam rumah tangga, agar pasangan suami istri menjaga lisannya.

Biasanya kerap dilakukan seorang istri pada suaminya.

Jangan sering dilakukan, kalau tak mau suami berpindah ke lain hati untuk mendapatkan rasa nyaman.

Di kanal YouTube Ganjar Shoutussalaam diunggah pada 27 Mei 2022, Motivator Keluarga dr Aisah Dahlan memberikan sejumlah perkataan istri yang bisa menyakiti suami.


dr Aisah Dahlan.
dr Aisah Dahlan. (Instagram @dr.aisyah.dahlan)

1. Cepetan, gitu aja lama banget sih

Perkataan ini tidak enak dan dirasakan tak nyaman oleh laki-laki atau suami karena terkesan memerintah.

2. Tuh kan, aku juga bilang apa

Perkataan ini terkesan menyalahkan, dan tentu saja tidak membuat nyaman laki-laki.

Bukan hanya istri ke suami, namun juga suami ke istri.

Hanya saja karena laki-laki memiliki watak berbicara sedikit bisa jadi istri cenderung mendominasi perkataan.

Sebab watak perempuan lebih banyak berkata dalam sehari ketimbang laki-laki.

3. Masak gitu aja gak bisa sih

Perkataan ini bernada meremehkan laki-laki.

Seorang suami tentu saja tidak menyukai istrinya berkata seperti itu, apalagi di depan banyak orang.

4. Kenapa sih kamu gak bisa kayak..?

Berbeda dengan tiga perkataan di atas, ucapan ini justru dianggap seolah membandingkan suami dengan orang lain.

Apalagi dibandingkan dengan suami orang.

5. Kamu penakut amat sih Mas

Jenis perkataan ini seperi melabel suami penakut.

Menurut dr Aisah Dahlan, ucapan awalan 'pe' biasanya melabel, misal penakut, pengecut, atau pembohong.

6. Kalau gak mau bantuin, awas ya!

Inilah ucapan yang membuat laki-laki merasa diancam.

Ucapan ini juga tidak diperkenankan oleh istri disampaikan kepada anak.

7. Makanya

Nah, kalau perkataan ini dirasakan menyudutkan suami.

dr Aisah Dahlan menilai, perkataan ini paling tidak enak dan tidak nyaman di telinga laki-laki.

Bukan hanya kepada suami, kata ini bahkan tidak baik untuk disampaikan kepada anak, teman atau siapapun.

8. Haduh tumben

Istri yang menyampaikan ucapan ini ke suami justru dianggap menyindir.

Bahkan perkataan istri seperti itu sangat menyakit hati suami.

Sehingga tidak jarang para suami justru tidak betah, bisa-bisa berpikiran menikah lagi mencari pasangan yang tepat.

Suami Mulai Genit Jika Masuk Usia Ini

Suami mulai genit jika masuk pada usia ini, penampilannya seperti anak muda lagi kata dr Aisah Dahlan.

Jika pada masa remaja, ada yang namanya pubertas sehingga terjadinya bentuk fisik dan suara.

Tetapi perlu diketahui juga bahwa ada namanya pubertas kedua yang dialami oleh orang yang melewati masa remaja.

Meskipun secara medis tidak ada penjelesan mengenai pubertas kedua, tetapi ini sudah dipahami banyak orang yang merasakannya.

Terutama itu banyak terjadi pada pria.

Maka para istri harus hati-hati jika suami masuk pubertas kedua.

Seorang pria biasanya akan mengalami masa pubertas kedua saat usianya 40 tahun ke atas.

Menyikapi kondisi itu, para istri sebaiknya waspada dan mengenali tingkah laku suami.

Mereka akan lebih menjaga penampilan seperti anak muda lagi dan itu menjadi fitrahnya.

Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh dr Aisah Dahlan.

Dia menyarankan para istri jangan lengah atas perubahan itu.

Penjelasan mengenai suami puber kedua ini dijelaskan dr Aisah Dahlan dalam video yang diunggah 9 April 2021 di kanal YouTube Pecinta Aisah Dahlan Cht.

Menurut dr Aisah Dahlan, pria dewasa yang menginjak usia 40 tahun akan mengalami puber kembali.

Apalagi jika pria tersebut merasa memiliki karier dan uang yang mapan.

"Laki-laki itu umur 40 tahun di dunia kerja sedang bagus-bagusnya karier. Merasa bahwa segalanya saya bisa beli

dengan uang. Ada kadang-kadang pemikiran laki laki itu seperti itu," kata dr Aisah Dahlan dilansir dari video singkat tersebut.

Menurut dr Aisah Dahlan hal ini disebakan oleh faktor hormon sehingga terjadi perubahan perilakunya pada usia 40 tahun.

"Ada juga dari faktor hormonal usia 40 tahun ke atas atau 50 tahun ke atas laki-laki ini hormon testosteronnya

berkurangnya. Jadi dia lebih kayak perempuan, daripada perempuan, makanya dia selalu ingin dipeluk sama

istrinya, ditemenin sama istrinya.

Laki-laki jadi kayak perempuannya, jadi selalu berpenampilan lebih necis atau seperti anak muda dibanding waktu usia 20 sampai 30 tahun," jelasnya.

Bahkan ia akan mudah berperilaku genit seperti kembali muda lagi.

dr Aisah Dahlan mengajak para istri untuk memahami dan mengerti perubahan pada suami dalam berpenampilan di usianya menginjak 40 tahun.

"Jadi itu masalah hormonal harus dimaklumi juga. Yang punya suami mulai 40 tahun ke atas bahwa dia mulai agak

lebih mentereng ketika berpenampilan," jelasnya.

Namun dirinya juga berpesan baik kepada suami maupun istri yang sudah 40 tahun atau 50 tahun ke atas, untuk berusaha selalu bersama pasangan.

"Makanya kita berusaha bagaimana caranya untuk kita lebih sering sama suami, mendampingi dia lebih sering, dengerin nasehatnya.

Karena laki-laki kalau sudah usia 40 ke atas pengen banget ngasih nasehat," sebut dr Aisah Dahlan.

Menurut dr Aisah Dahlan, memang istri di usia-usia tersebut lagi senang-senangnya aktif di luar rumah dan bersosialisasi.

"Jadinya satu ke pengen ditemenin terus (suami), yang satu pengen lagi mandiri-mandirinya (istri).

Nah, hal itu enggak ketemu dan akhirnya secara bawah sadar, ada fenomena pelakor yang begitu maraknya," tuturnya.

"Makanya mulailah si pelakor-pelakor ini menggunakan cara-cara perempuan, suaranya yang manja-manja, suaranya yang yang merasa butuh-butuh dikasihani.

Akhirnya si laki-laki merasa istrinya 'istri saya lagi nggak butuh saya, Istri saya sangat mandiri, istri saya yang

sedang bersosialisasi di luar, dia nggak butuh saya,' akhirnya bisa kenal sama pelakor itu," lanjutnya.

dr Aisah Dahlan mengatakan kondisi seperti ini terjadi karena pria dan wanita yang sedang berada dalam fase-fase hormonal dan juga fase lingkungan pada saat di usia tersebut.

"Jadi sekali lagi teman-teman juga harus hati-hati para istri untuk kembali melihat keinginan suami, nah pelakor -pelakor itu karena pengennya harta," sebutnya.

(Bangkapos.com/Widodo)

0 Response to "Hati-hati Bunda Ini Ucapan Istri yang Membuat Suami Berpaling, Sebaiknya Hindari Kata-kata Berikut"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel