Identitas Mr X Saksi Kasus Pembunuhan Ibu & Anak Subang Terungkap, Bongkar Rahasia Yoris & Danu

 Identitas Mr X Saksi Kasus Pembunuhan Ibu & Anak Subang Terungkap, Bongkar Rahasia Yoris & Danu


TRIBUNNEWSMAKER.COM - Identitas Mr X saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang terungkap, kini berani bicara bongkar rahasia Yoris dan Danu.

Sebelumnya, Mr X yang merupakan saksi kasus pembunuhan ibu dan Anak, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, enggan menampakkan diri.

Namun belakangan, Mr X akhirnya tampil ke publik melalui tayangan di kanal YouTube Koin Seribu 77.

Mr X mengaku bernama Dedi, orang dekat Yosef, suami korban Tuti Suhartini.

Dalam pengakuannya, Dedi alias Mr X membongkar rahasia Yoris dan Danu.

Identitas Mr X saksi kasus Subang, bendahara SMK yang dipecat Yoris akhirnya terungkap. Dia adalah Dedi, orang dekat Yosef.
Identitas Mr X saksi kasus Subang, bendahara SMK yang dipecat Yoris akhirnya terungkap. Dia adalah Dedi, orang dekat Yosef. (YouTube Koin Seribu)

Berikut pengakuan-pengakuan Dedi:


1. Ipar Yoris Masuk TKP

Dedi mengaku sebelum ada kasus pembunuhan, hubungannya dengan Yoris cukup dekat.

Bahkan, dia kerap berkunjung ke rumah Yoris yang merupakan ketua Yayasan Bina Prestasi Nasional.

Saat berkunjung itu lah dia mengaku dikenalkan oleh Asep, kakak ipar Yoris atau saudara kandung Yanti Jubaedah.

Belakangan nama Asep dikaitkan dengan kasus subang setelah muncul video mengenai kedatangannya di rumah TKP pada tanggal 18 Agustus 2022, atau malam hari setelah kejadian pembunuhan.

Dedi mengakui Asep bukan lah seorang polisi.

Namun, dia tak tahu menahu apa kepentingannya sehingga berada di TKP.

"Saya ketemu sering karena kerap simpan motor di rumahnya. Rumahnya dekat dengan Yoris," ungkap Dedi.

2. Bantah Danu Disebut Lugu

Dedi yang mantan bendahara SMK ini juga membeber mengenai sosok saksi-saksi lain di kasus Subang.

Khusus saksi Muhammad Ramdanu alias DanuDedi membantah disebut jika keponakan korban Tuti ini seorang yang lugu.

"Dia orangnya tertutup," ujar Dedi.

Ada tiga petunjuk baru diduga mengarah kepada pembunuh di kasus Subang. Hal itu diungkao saksi Yosef, salah satunya menyinggung sosok cepu Yayasan Bina Prestasi Nasional dan pertemuan Kapolres Subang, AKBP Sumarni dengan pengacaranya.
Ada tiga petunjuk baru diduga mengarah kepada pembunuh di kasus Subang. Hal itu diungkao saksi Yosef, salah satunya menyinggung sosok cepu Yayasan Bina Prestasi Nasional dan pertemuan Kapolres Subang, AKBP Sumarni dengan pengacaranya. (Kolase TribunJabar)

Kesan itu dia tangkap saat diminta Yoris untuk mengambil blanko ijazah di Dinas Pendidikan Subang bersama Danu pada tahun 2020.

Dedi juga mengungkap kebiasaan Danu yang perokok.

Bahkan saat diminta mengamati TKP sehari setelah kejadian, dia melihat Danu masih menyempatkan beli rokok.

Lau, bagaimana kedekatan Danu dan Yoris?

Dedi mengatakan, sebelum kejadian Yoris dan Danu sangat dekat.

Bahkan, ketika ada rapat mewakili sekolah, Yoris selalu datang bersama Danu.

Kedekatan Yoris dan Danu itu berlanjut setelah kasus subang.

Namun, akhir-akhir ini mereka justru pecah kongsi.

3. Curiga Kasus subang ada kaitannya dengan yayasan

Dedi yang mantan bendahara SMK justru mencurigai kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang ada kaitannya dengan yayasan Bina Prestasi Nasional.

"Curiga buk. Saya cuman curiga doang," katanya dikutip dari channel youtube Koin Seribu 77, Jumat (10/6/2022).

Kecurigaan Dedi mengerucut karena ada uang di yayasan yang selama ini menjadi masalah.

"Iya kan ada uang yayasan, uang BOS," sebutnya.

Dana BOS ini lah yang membuatnya dipecat sebagai bendahara SMP dan SMK Bina Prestasi Nasional.

Dijelaskan, Dedi mulai masuk Yayasan Bina Prestasi Nasional tahun 2018 dan menjadi bendahara SMK dan SMP pada Septembet 2021, atau sebulan setelah pembunuhan Tuti dan Amel.

Foto korban Tuti Suhartini (kiri) dan Amalia Mustika Ratu (kanan) semasa hidup.
Foto korban Tuti Suhartini (kiri) dan Amalia Mustika Ratu (kanan) semasa hidup. (kolase Facebook via Grid.com dan Instagram via TribunnewsBogor.com)

Dalam SK pengangkatan yang keluar pada Oktober 2021, Dedi menggantikan jabatan yang ditinggalkan Amel setelah dibunuh.

Setelah menjabat bendahara, Dedi langsung mengecek data siswa yang ada di laptop sekolah, kaitannya dengan pencairan BOS.

Ternyata saat itu ada pengurangan jumlah siswa sekitar 150 siswa dari sebelumnya 400 an siswa.

Jumlah siswa yang ada saat itu, sebanyak 146 siswa SMP dan 153 siswa SMK.

Selain mengungkap adanya pengurangan siswa, Dedi juga membeber penerimaan bantuan operasional sekolah (BOS).

Disebutkan, selama tahun 2021, pencairan BOS tahap 1 dan 2 dilakukan kepala sekolah Wahyu dan bendahara Amel.

Sementara pencairan BOS tahap 3 oleh kasek Wahyu dan dia.

Sementara untuk pencairan tahap 1 tahun 2022 dilakukan dia dengan Iwan, kepala sekolah baru yang menggantikan Wahyu.

Hal itu terjadi karena Wahyu keluar setelah pencairan 2021 tahap 3.

Pencairan itu diketahui Yoris yang kembali menjadi ketua yayasan.

4. Dipecat Yoris tiba-tiba

Setelah pencairan itu dia justru diberhentikan dengan tidak hormat dari bendahara sekolah oleh Yoris.

Ironisnya, surat pemberhentian tertanggal 27 April 2022 yang ditandatangani Yoris itu diketahui dari WA grup.

"Saya mrasa tidak dihargai karena tidak ada panggilan pertama, kedua," akunya.

Lalu, siapa pengganti dia sebagai bendahara sekolah?

Mr X mengaku tidak mengetahui pasti, namun setelah didesak dia pun akhirnya mengakui jika bendahara sekolah kini juga dipegang oleh Yoris.

Sementara bendahara yayasan diduga dipegang istri Yoris, Yanti Jubaedah.

Benny Mamoto membeber hasil gelar perkara kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang Jawa Barat.
Benny Mamoto membeber hasil gelar perkara kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang Jawa Barat. (kolase youtube kompolnas/sumber lain)

Kenapa Yoris bisa merangkap ketua yayasan dan bendahara sekolah, Mr X mengaku tidak mengetahui pasti.

Hanya saja diakuinya, Yoris memang sempat keluar dari yayasan setelah kasus pembunuhan itu.

Bahkan, SK dia sebagai bendahara masih ditandatangani Yosef karena saat itu Yoris belum aktif kembali.

Kalau sekarang Yoris menguasai yayasan kembali, Mr X tidak tahu. (Surya)

0 Response to "Identitas Mr X Saksi Kasus Pembunuhan Ibu & Anak Subang Terungkap, Bongkar Rahasia Yoris & Danu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel