KEINGINAN Terakhir Eril Sebelum Meninggal, Atalia Praratya Berusaha Mewujudkan: 'Insya Allah Bisa'

 KEINGINAN Terakhir Eril Sebelum Meninggal, Atalia Praratya Berusaha Mewujudkan: 'Insya Allah Bisa'


TRIBUNNEWSMAKER.COM - Atalia Praratya berusaha mewujudkan keinginan terakhir Emmeril Kahn alias Eril, putranya yang meninggal tenggelam di Sungai Aare, Bern, Swiss.

Seperti yang diketahui, jasad Eril telah ditemukan setelah dua pekan menghilang di Sungai Aare.

Kini kepulangan jasad Eril pun dinantikan keluarga yang kabarnya akan sampai pada Minggu (12/6/2022) pagi.

Ucapan doa dan belasungkawa memenuhi kolom komentar orang tua Eril yakni Ridwan Kamil dan Atalia Praratya.

Meski tak mengenal sosok Eril, namun publik banyak yang mendoakan kepergian putra sulung Ridwan Kamil tersebut.

Kepergian Eril ke Swiss sendiri adalah dalam misi untuk melanjutkan pendidikannya.

Saat kepergiannya menuai duka, perlahan sosok Eril yang baik hati, sederhana, dan ramah pun diketahui publik.

Hal ini dibeberkan oleh orang terdekat dan orang sekitar yang mengenal dekat sosok bernama lengkap Emmeril Kahn Mumtadz ini.

Belum lama ini Atalia Praratya pun mengungkap keinginan terakhir sang anak sebelum meninggal dunia.

Lantas apakah keinginan terakhir Eril yang diungkapnya kepada sang ibunda sebelum pergi untuk selamanya?

Keinginan terakhir Eril itu pun belum sempat diwujudkan.


Jemput Eril, Ridwan Kamil beri pelukan terakhir
Jemput Eril, Ridwan Kamil beri pelukan terakhir (Instagram Emmeril Kahn, Ridwan Kamil, dan Atalia Praratya)

Diketahui niat Eril pergi ke Swiss ialah untuk mencari sekolah demi melanjutkan pendidikan S2.

Eril memang akan mengikuti wisuda tahun ini setelah lulus dari jurusan Teknik Mesin di ITB angkatan 2017.

Dalam Instagram Story-nya, Atalia Praratya pun mengungkap keinginan terakhir Eril padanya untuk wisuda bersama.

Atalia Praratya sendiri sedang melanjutkan pendidikan S3 Ilmu Komunikasi di Universitas Padjadjaran.

Namun keinginan putra sulungnya tersebut tidak kesampaian lantaran tragedi yang menimpanya.

Kendati demikian Atalia Praratya berusaha mewujudkan keinginan terakhir anaknya tersebut dan semangat menyelesaikan pendidikan S3-nya.

Sebagai seorang ibu, Atalia Praratya tentu ingin membuat anak-anaknya bahagia, apalagi itu adalah permintaan terakhir Eril.

Atalia Praratya pun makin semangat untuk menyelesaikan S3-nya ini pun dilakukan demi bisa berwisuda bersama Eril tahun ini.

Melalui unggahan Instagram Story akun pribadi Atalia Praratya, @ataliapr, ia memperlihatkan sedang mengerjakan karya ilmiah atau disertasi untuk S3-nya.

"A Eril kita wisuda bersama tahun ini. Insya Allah bisa, semangat," tulis Atalia Praratya lewat posting-an Instagram Story-nya.

Atalia ingin mewujudkan keinginan Eril
Atalia ingin mewujudkan keinginan Eril (Instagram @ataliapr)

Sebelumnya Atalia Praratya turut membagikan momen saat melakukan video call bersama Ridwan Kamil yang berada di Swiss.

Video call ia lakukan seusai prosesi pemandian jenazah putranya.

Dalam video yang Atalia Praratya unggah melalui Instagram Story-nya, terlihat ia didampingi keluarga bercakap dengan Ridwan Kamil.

"Masyaallah," ucap Atalia Praratya seraya menangis, dikutip dari TribunnewsMaker.com.

Melalui akun Instagram-nya pula, Atalia Praratya mengungkap kondisi jenazah anaknya.

Atalia Praratya juga mencurahkan perasannya.

"Alhamdulillah Allahu Akbar!

Ditemukannya a Eril dalam keadaan utuh, lengkap, bersih, tampan, tersenyum, dan wangi setelah 14 hari menghilang, membuat saya yakin yakinnya bahwa Allah menjaga dan memuliakannya," tulis Atalia Praratya, Jumat (10/6/2022).

Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya, membagikan momen dirinya saat melakukan video call bersama Emil yang berada di Swiss, Jumat (10/6/2022).
Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya, membagikan momen dirinya saat melakukan video call bersama Emil yang berada di Swiss, Jumat (10/6/2022). (tangkap layar instagram @ataliapr)

Atalia Praratya mengatakan, dengan telah ditemukannya jenazah Eril, dirinya sudah lega.

Kegundahan yang selama ini ia rasakan pun juga menghilang.

"Hilanglah kini segala kekhawatiran dan gundah yang selama ini kami rasakan. Dari resah kini berubah menjadi rasa syukur yang begitu dalam, karena tentu tidak ada yang lebih diinginkan oleh seorang hamba selain berada dalam liputan kasih sayang Allah di akhir hidupnya. Husnul khatimah.

Allahu Akbar
Allahu Akbar
Alhamdulillah ya Allah
terima kasih atas segala kasih sayangmu kepadanya," lanjutnya.

Di akhir posting-annya, Atalia Praratya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian Eril selama 14 hari.

"Terima kasih pula yang saya sampaikan kepada semua yang turut membantu dalam proses pencarian sampai kepulangannya; otoritas swiss, pemerintah RI, KBRI, keluarga, sahabat, dan masyarakat, serta semua yang mendukung dari berbagai belahan dunia.

Alhamdulillah
Jazakumullahu khairan katsiran Kekuatan ikhtiar dan doa memang maha dahsyat.

Sayang semua. Mohon doa agar diberi cuci dalam proses pemulangan A Eril ke Indonesia," pungkasnya.

Sementara itu jenazah Eril akan tiba di Indonesia pada Minggu (12/6/2022).

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Jawa Barat, Wahyu Mijaya.

(TribunJatim/ Alga)

0 Response to "KEINGINAN Terakhir Eril Sebelum Meninggal, Atalia Praratya Berusaha Mewujudkan: 'Insya Allah Bisa'"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel