Kisah Eril Memberi Oleh-oleh Sepatu dari Eropa ke Satpam Sekolah, Ridwan Kamil Awalnya Bingung

 Kisah Eril Memberi Oleh-oleh Sepatu dari Eropa ke Satpam Sekolah, Ridwan Kamil Awalnya Bingung


TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kembali terungkap kebaikan hari Emmeril Kahn alias Eril, pernah membelikan sepatu ke satpam sekolah.

Ridwan Kamil tengah mengungkapkan banyak kebaikan-kebaikan Eril semasa hidup.

Seperti yang diketahui, Eril dinyatakan meninggal dunia setelah hilang di Sungai Aare, Swiss, pada 26 Mei 2022 lalu.

Eril telah dimakamkan di Cimaung, Kabupaten Bandung pada Senin (13/6/2022).

Meski sosok Eril sudah tiada, tapi namanya tetap harum atas kebaikan yang ia lakukan semasa hidupnya.

Sang ayah, Ridwan Kamil ungkap jejak kebaikan putra sulungnya tersebut.

Melalui unggahan reel di Instagram miliknya, Kamis (16/6/2022) Ridwan Kamil mengenang momen kebaikan Eril di masa SMA-nya.


Ridwan Kamil lagi-lagi mengenang kebaikan Eril semasa hidup, berikan sepatu mewah untuk Satpam.
Ridwan Kamil lagi-lagi mengenang kebaikan Eril semasa hidup, berikan sepatu mewah untuk Satpam. (Instagram Ridwan Kamil)

Momen tersebut terjadi pada saat Ridwan Kamil bersama keluarganya pergi umrah bersama.

Setelah melaksanakan ibadah umrah, Ridwan Kamil mengajak istri dan anak-anaknya untuk trip ke Spanyol.

"Suatu waktu, saat Eril masih SMA, kami sekeluarga pergi umrah dan lanjut trip ke Spanyol," tulis Ridwan Kamil dalam unggahan Instagramnya.

Kemudian, Kang Emil sapaan akrabnya menyebutkan pada saat di Spanyol ia dan keluargan mampir ke sebuah toko sepatu.

Ketika itu, Eril meminta kepada ayahnya tersebut untuk membelikan sepasang sepatu pilihannya.

Mendengar permintaan putra tercinta, Kang Emil lantas membelikannya.

Namun, terdapat hal yang membuat ia bingung karena ukuran sepatunya berbeda dengan Eril.

"Di Sevilla, kami mampir ke sebuah toko sepatu. Dan Eril bilang, Pap, titip beliin sepatu yang ini ya,

Tentulah saya belikan untuk anak kesayangan., tapi, dalam hati saya bingung kenapa ukurannya beda," ungkap Kang Emil.

Kang Emil tampaknya tak mempertanyakan kebingungannya tersebut pada Eril pada saat itu.

Hinggu beberapa lama kemudian, ia mengetahui tujuan Eril yang sebenarnya.

"Ternyata seminggu kemudian, saya baru tahu, kalo Eril beli sepatu bukan buat dia," tambahnya lagi.

Kang Emil mengatakan jika sepatu tersebut adalah untuk hadian seorang satpam di SMA Eril dulu.

Putra sulung Ridwan Kamil tersebut ternyata sengaja membelikan sepatu tersebut untuk satpam yang telah dianggap teman baiknya.

Ridwan Kamil cerita kebaikan Eril
Ridwan Kamil cerita kebaikan Eril (Instagram Ridwan Kamil)

"Sepatu itu untuk jadi hadiah buat seorang satpam SMA 3 Bandung yg jadi teman baiknya, karena suka mau dititipin sepeda dan rajin mengelapnya, katanya," ujar Kang Emil.

Mengetahui fakta tersebut, Kang Emil tak mempermasalahkan hal itu.

Ia beranggapan itu merupakan rezeki untuk satpam yang selalu baik terhadap putra sulungnya.

"Mungkin sudah rezeki si satpam, yang Eril panggil 'Mas Bro', untuk pake sepatu keren buatan Spanyol," tutup Kang Emil dalam unggahannya itu.

Unggahan Ridwan Kamil tersebut pun sontak dibanjiri komentar dari sejumlah tokoh, artis, hingga warganet.

Banyak orang yang terharu ketika mengetahui jejak kebaikan Eril.

"Baca begini aja mengandung bawang," tulis akun centang biru @dierabachir.

"Beruntungnya Eril punya ayah kaya kang Emil," tulis akun @alfaqirah.rii.

"MasyaAllah sungguh mulia hati nya ya,Pak," tulis akun @fatma0395.

Penampakan Kamar Eril Pasca Meninggal Dunia Terungkap

Kondisi Kamar Emmeril Kahn Mumtadz pasca w4fat (Instagram)
Kondisi Kamar Emmeril Kahn Mumtadz pasca w4fat (Instagram) ((Instagram))

Terungkap penampakan kamar Emmeril Kahn alias Eril semasa hidup, banyak kenangannya.

Seperti yang diketahui, meninggalnya Emmeril Kahn alias Eril putra Ridwan Kamil masih menyisakan duka bagi keluarga dan kerabat.

Apalagi anggota keluarga Eril yang terbiasa tinggal serumah dengannya.

Eril tak tinggal bersama dengan Ridwan Kamil di rumah dinas namun tinggal di rumah pribadi Ridwan Kamil karena tengah menyelesaikan kuliahnya. 

Belum lama ini selepas kepergian Eril, sebuah video beredar di medsos memperlihatkan kondisi kamar Emmeril Kahn Mumtadz yang begitu rapi. 

Sprei kasur berwarna keabuan tampak terpasang.

Kamar Eril juga nampak begitu estetik dengan perpaduan warna kecoklatan. 

Serasa masih ada kenangan atas Eril di kamar tersebut begitu terasa. 

Warganet pun ikut ramai mengomentari video tersebut.

"Ga bisa kebayang gimana suasana hati orangtua beserta adik-adik Eril pasti kehilangan," Tulis netizen .

"Kok liat ginian aja sedih sih gue miwang lagi, " Tulis netizen.

"Koyok hotel kamarnya, walau pun ya Allah nyesek amat sih lihatnya sedih, " Timpal netizen lain.

Kenangan itu juga masih melekat di asisten pribadi Eril, yang selama ini menemaninya di rumah botol itu

Penampakan kamar Eril pasca meninggal dunia
Penampakan kamar Eril pasca meninggal dunia (Instagram Emmeril Kahn)

16 tahun diberi amanah mendampingi putra Ridwan Kamil, Hendar Zaehanan tak kuasa menahan tangis kala mendengar Emmeril Kahn Mumtadz hilang dan wafat di Swiss.

Sebelum anak sang majikan itu hilang, Hendar Zaehanan sempat mempunyai firasat tak enak.  Sembari menahan tangis, Hendar Zaehanan mengakui sempat melihat gelagat tak biasa dari Eril.

Momen itu dilihat sang asisten pribadi alias ART Ridwan Kamil itu sesaat sebelum Eril berpamitan hendak bertandang ke Swiss.

Seperti diketahui, Eril dinyatakan hilang terseret arus Sungai Aare, Bern, Swiss pada Kamis (26/5/2022).

Mendengar kabar sedih itu, Hendar Zaehanan kaget bukan kepalang.

Diakui Hendar Zaehanan, ia sampai lemas saat diberi tahu bahwa Eril terseret arus.

"Saya sampai enggak bisa berdiri, sampai duduk," ucap Hendar Zaehanan dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan Youtube Intens Investigasi, Selasa (31/5/2022).

16 tahun bekerja dengan Ridwan Kamil sebagai asisten Eril, Hendar Zaehanan nyatanya sudah punya ikatan yang kuat dengan putra sulung sang Gubernur Jabar.

Pun saat terakhir kali melihat Eril.

Diungkap Hendar Zaehanan, ia memang sempat melihat gelagat aneh Eril sebelum pergi ke Swiss.

Jika biasanya ceria, Eril justru diakui Hendar Zaehanan hari itu terlihat murung.

Bahkan saat ditanya Hendar Zaehanan, Eril tak menjawabnya.

"Waktu dia ( Eril) mau berangkat, agak aneh, enggak seperti hari-hari biasa. Pas mau berangkat kan dia ke Pakuan dulu, pas turun dari mobil, dia bawa sendiri, jalannya nunduk. Pas saya tanya 'A Eril mau pergi ? Pergi ke mana ?'. Dia ( Eril) enggak jawab. Terus (tanya lagi) 'berapa lama perginya ?'. Dia enggak jawab," ungkap Hendar Zaehanan.

Bukan hanya itu, sikap tak biasa Eril berlanjut ketika ia tengah membereskan pakaiannya.

Diakui Hendar Zaehanan, Eril biasanya meminta bantuannya untuk packing pakaian.

Namun sebelum pergi ke Swiss, Eril justru merapihkan sendiri pakaiannya.

"Biasanya dia ( Eril) suka minta bantuin (bawa beresin barang). Kemarin enggak. Dia beresin sendiri. Dia bawa koper dari atas ke bawah, koper segitu gedenya, dia bawa sendiri," kata Hendar Zaehanan.

Selain itu, Hendar Zaehanan juga menyebut Eril tampak diam sebelum pergi ke Swiss.

Padahal biasanya Eril ramah dan sering menyapa Hendar Zaehanan selaku pekerjanya.

"Dari pagi sampai sore dia di atas terus, enggak bercakap. Biasanya suka (menyapa) 'Aa Endar', suka manggil, nanya, kemarin enggak," ucap Hendar Zaehanan.

Mengenang sosok Eril, Hendar Zaehanan menahan tangis.

Mengenal Eril sejak usianya 8 tahun, Hendar Zaehanan menyebut putra Ridwan Kamil adalah sosok yang cerdas lagi mandiri.

(Tribun Jabar/Salma Dinda Regina)(Sripoku/Rahmaliyah)

0 Response to "Kisah Eril Memberi Oleh-oleh Sepatu dari Eropa ke Satpam Sekolah, Ridwan Kamil Awalnya Bingung"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel