SEPI Job, Artis Ini Tak Malu Jualan Gorengan & Es Demi Hidupi Ortu, sang Ayah Haru: Gak Kenal Waktu

 SEPI Job, Artis Ini Tak Malu Jualan Gorengan & Es Demi Hidupi Ortu, sang Ayah Haru: Gak Kenal Waktu


TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pernah tenar di jamannya, kini Artis ini rela banting tulang jualan gorengan dan es demi sambung hidup.

Apapun dilakukan asalkan halal, itulah yang tengah dilakoni Sony Wakwaw mantan artis cilik.

Dulu sempat tenar dan bergelimang harta, kini Sony Wakwaw harus berjuang banting tulang demi memenuhi kebutuhan.

Tak hanya itu, Sony Wakwaw juga harus bekerja untuk membiayai pengobatan sang ayah.

Melihat kegigihan anaknya, ayah Sony Wakwaw merasa terharu.

Dikutip dalam kanal YouTube Langit Entertainment, Rabu (1/6/2022), Zakaria mengungkapkan sikap berbakti Sony Wakwaw selama ini.


Sony Wakwaw pilu kondisi sang ayah memperihatinkan
Sony Wakwaw pilu kondisi sang ayah memperihatinkan (Kolase YouTube)

"Kalau Sony mau tengah malem jam berapapun di suruh 'Sony, bapak kesakitan mau ke kamar mandi' langsung bangun," ujar Zakaria.

Sony Wakwaw selalu menuruti apa permintaan orang tuanya.

Apalagi saat ini kondisi kesehatan ayahnya semakin menurun.

"Bapak minta diinjek-injek kaki bapak sakit, dia langsung mau, jam berapa pun tanpa mengenal waktu," ujar Zakaria.

Zakaria Idap Penyakit Gula hingga Pengapuran Kaki

Setelah Sony Wakwaw vakum dari dunia hiburan, kehidupannya berubah drastis.

Kini, sang ayah, Zakaria mengidap penyakit gula hingga kakinya mengalami pengapuran.

"Sakit tulang, di paha, mungkin pengeroposan udah sekitar tiga bulan, kalau gula udah tahunan," ujar Zakaria.


Zakaria merasa kesakitan saat penyakit tersebut kambuh.

Bahkan, ia sampai menangis karena menahan rasa sakit.

"Cuman kalau udah kumat, kaki kaya diperes, kaya ditusuk, sampai nangis nahan sakit," ujar Zakaria.

Zakaria menuturkan penyakitnya ini karena efek dari kadar gulanya.

Bahkan, berat badannya menurun drastis setelah mengidap penyakit gula.

"Ini pengaruh dari gula kalau dokter bilang, tadinya badan saya habis tinggal 47 dari 83 kilo, alhamdulillah sekarang udah naik dikit," ujar Zakaria.

Kini, Zakaria tampak kesulitan untuk mendapatkan biaya pengobatan.

Ia mengaku mendapatkan uang untuk berobat dengan cara meminjam kepada manajemen Sony Wakwaw.

"Ya pinjam-pinjam ke manajemennya Sony," ujar Zakaria.

Di sisi lain, Sony Wakwaw turut prihatin dengan kondisi sang ayah.

Ia merasa kasihan saat melihat sang ayah merasa kesakitan.

Ayah Sony Wakwaw tergolek lemah
Ayah Sony Wakwaw tergolek lemah (YouTube CumiCumi)

"Kasihan aja, sedih," ujar Sony Wakwaw.

Sony Wakwaw Alih Profesi Jualan Es

Berhenti syuting sinetron, Sony Wakwaw ternyata alih profesi menjadi penjual.

Sony mengaku sempat berjualan es di depan rumahnya.

"Dulu, jualan es, makanan bocah-bocah gitu," ujar Sony Wakwaw.

Sony Wakwaw biasa menjual minuman kemasan sachet.

Alasan Sony berjualan es karena terdapat lapangan voli di samping rumahnya.

Sehingga, ia bisa melihat peluang besar yang ada di sekitar rumahnya.

"Jual pop ice di depan rumah, tiap hari ramai ada lapangan voli kalau sore," ujar Sony.

Selain itu, Sony mengaku berjualan es untuk mengisi waktu luangnya.

Hal itu ia lakukan karena job syutingnya mulai berkurang.


"Kalau nggak ada kegiatan mending jualan aja jualan es," ujar Sony Wakwaw.

Tak hanya sendirian, Sony Wakwaw berjualan es dibantu oleh Zakaria.

Zakaria mengaku anaknya itu membuka lapak mulai siang hingga petang.

"Jam sepuluh sampai jam enam," ujar Zakaria.

Zakaria mengaku, dagangannya laris manis ketika sore hari.

Lantaran, banyak orang yang berlatih voli di lapangan samping rumahnya.

"Ramai tiap hari, kalau sore kan orang latihan voli, anak-anak kumpul semua di lapangan," ujar Zakaria.

Selain itu, Zakaria mengungkapkan jenis-jenis makanan yang ia jual.

Ternyata, Sony dan ayahnya tak hanya menjual es dan jajan anak-anak saja.

Zakaria menuturkan, ia juga menjual aneka macam gorengan.

"Itu gorengan, es, campur-campur, ada mie," ujar Zakaria.

(Tribunnews.com/Pra)

0 Response to "SEPI Job, Artis Ini Tak Malu Jualan Gorengan & Es Demi Hidupi Ortu, sang Ayah Haru: Gak Kenal Waktu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel