Terlanjur Dipecat dari Menteri, M Lutfi Malah Baru Bongkar Mafia Migor Saat Diperiksa Kejaksaan

 Terlanjur Dipecat dari Menteri, M Lutfi Malah Baru Bongkar Mafia Migor Saat Diperiksa Kejaksaan


TRIBUNNEWSMAKER.COM - Terlanjur dipecat dari Menteri, M Lutfi malah bongkar mafia migor saat diperiksa Kejaksaan.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Supardi.

Supardi mengatakan bahwa eks Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi kooperatif saat diperiksa oleh penyidik.

Menurutnya, M Lutfi tak berusaha menutup-nutupi kasus tersebut.

Dia juga telah menjelaskan dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh penyidik.

"Pak Lutfi itu sudah membuka semua. Artinya dia mencoba terbuka, dia terbuka betul apa yang dia dengar, dia lihat dan alami."

"Cuma saya ndak bisa sampaikan," kata Supardi di Kejaksaan Agung RI, Jakarta pada Rabu (22/6/2022) malam.


Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (kiri) dan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo mencoba mobil Mitsubishi Delica dalam pembukaan pameran 22nd Indonesia International Motor Show 2014, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (18/9/2014). Pameran otomotif terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 28 September 2014.
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (kiri) dan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo mencoba mobil Mitsubishi Delica dalam pembukaan pameran 22nd Indonesia International Motor Show 2014, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (18/9/2014). Pameran otomotif terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 28 September 2014. (KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES)

Lebih lanjut, kata Supardi, M Lutfi juga membuka keterlibatan para pihak yang kini menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

"Membuka artinya, dia tuh apa yang dia dengar, dia alami sudah berusaha dibuka dan tidak ditutup-tutupi terkait dengan keterlibatan orang-orang itu," jelasnya.

Di siai lain, Supardi menyatakan pihaknya masih belum berencana untuk melakukan pemanggilan kepada M Lutfi.

Sejauh ini, masih belum ada lagi keterangan yang akan digali kepada eks Mendag RI tersebut.

"Dari pertanyaan sekian banyak tadi, sebenarnya rasanya sudah memadai, sudah representatif untuk pembuktian para tersangka itu, nanti kan masih diperiksa nih, nanti kalau ada progres yang baru ya itu tentunya kalau memang perlu dipanggil ya dipanggil," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) RI Muhammad Lutfi telah menyelesaikan pemeriksaan kasus dugaan korupsi pemberian izin ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya, termasuk minyak goreng periode 2021-2022.


Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar, Kejagung, Jakarta, Rabu (22/6/2022). Berikut pengakuan Muhammad Lutfi usai menjalani pemeriksaan.
Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar, Kejagung, Jakarta, Rabu (22/6/2022). Berikut pengakuan Muhammad Lutfi usai menjalani pemeriksaan. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Diketahui, Muhammad Lutfi menjalani pemeriksaan yang dimulai sejak pukul 09.10 WIB hingga pukul 21.11 WIB di Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan. Total, Lutfi menjalani pemeriksaan selama 12 jam.

Lutfi mengaku pihaknya telah menjawab seluruh pertanyaan dengan sebenar-benarnya di hadapan penyidik. Sebaliknya, dia juga telah mematuhi pemeriksaan dengan datang sesuai jadwal.

"Tadi saya datang tepat waktu, tepat hari dan melaksanakan semua yang ditanyakan saya jawab dengan sebenar-benarnya," kata Lutfi.

Di sisi lain, ia menyatakan bahwa pemeriksaannya kali ini untuk memenuhi tugasnya sebagai warga negara yang taat hukum.

"Hari ini saya menjalankan tugas saya sebagai rakyat Indonesia, yang taat dengan hukum memenuhi panggilan sebagai saksi di Kejaksaan Agung," jelas Lutfi.

Lebih lanjut, Lutfi menyatakan juga pihaknya juga akan menyerahkan kasus tersebut kepada penyidik. Termasuk, kata dia, materi pemeriksaannya pada hari ini.

"Saya berterimakasih kepada teman-teman media yang sudah menunggu sejak 9 pagi, tetapi saya tidak akan jawab karena semua materinya silahkan ditanyakan kepada penyidik," pungkasnya.

Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung RI diketahui telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Pedagangan Indrasari Wisnu Wardhana dan Lin Che Wei (LCW) alias Weibinanto Halimjati selaku pendiri dan analis Independent Research & Advisory Indonesia.

Lalu, tiga orang lainnya merupakan pejabat dari perusahaan eksportir yaitu Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group, Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, dan Picare Tagore selaku General Manager PT Musim Mas.

Profil Mantan Mendag Muhammad Lutfi

Bianca Adinegoro istri Muhammad Lutfi
Bianca Adinegoro istri Muhammad Lutfi (Instagram)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mencopot Muhammad Lutfi dari jabatan Menteri Perdagangan (Mendag) dan melantik Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan sebagai penggantinya.

Artinya, selama masa kepemimpinan Presiden Jokowi, Muhammad Lutfi tidak lagi menjabat sebagai Menteri Perdagangan, tetapi resmi digantikan oleh Zulkifli Hasan.

Lalu, bagaimana profil Muhammad Lutfi sebelum menjadi menteri kabinet Jokowi?

Muhammad Lutfi lahir pada 16 Agustus 1969.

Ia adalah seorang pengusaha dan pejabat negara.

Pada tahun 2005 kariernya di pemerintahan dimulai.

Waktu itu, ia menjabat posisi setingkat menteri, yakni sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) periode 2005-2009.

Dia juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia masa jabatan 2010-2013.

Ternyata karier Muhammad Lutfi menjadi menteri bukan hanya sekali.

Ia pernah menjadi Menteri Perdagangan pada tahun 2014 yang saat itu di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kemudian, perjalanannya sebagai Mendag terus berlanjut hingga 2020 saat Jokowi menduduki kursi Presiden yang kala itu dia menggantikan Agus Suparmanto.

Saat itu, Muhammad Lutfi merasa sangat terhormat telah diberi kesempatan oleh Presiden Jokowi untuk memimpin Kementerian Perdagangan.

Ia berjanji untuk bekerja secara optimal, khususnya dalam perbaikan ekonomi nasional di masa mendatang.

Ketua Hipmi

Muhammad Lutfi juga pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia untuk Jakarta yang Lebih Baik (Hipmi Jaya) periode 1998-2001.

Bahkan, dia juga tercatat pernah menduduki posisi Ketua DPP Hipmi 2001-2004.

Dalam perjalanan kariernya, ia juga sempat mendirikan perusahaan bernama Mahaka Group bersama tiga sahabatnya, yaitu Wishnu Wardhana, Harry Zulnardy, dan Erick Thohir yang saat ini merupakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

(Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Dicopot Jokowi dari Menteri, Ternyata M Lutfi Malah Bongkar Mafia Migor di Pemeriksan Kejagung.

0 Response to "Terlanjur Dipecat dari Menteri, M Lutfi Malah Baru Bongkar Mafia Migor Saat Diperiksa Kejaksaan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel