Asmara Gadis di Muna Dinikahi Bule Turki, Kenalan Lewat Media Sosial, Terkuak Besaran Uang Panainya

 Asmara Gadis di Muna Dinikahi Bule Turki, Kenalan Lewat Media Sosial, Terkuak Besaran Uang Panainya


TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kisah cinta beda negara selalu menyimpan cerita menarik.

Begitu pula dengan perjalanan cinta seorang gadis di Muna berdarah Bugis.

Gadis tersebut dinikahi seorang pria bule Turki yang dikenalnya lewat media sosial.

Kabar pernikahan seorang pria asal Turki, Mehmet Guder, dan seorang wanita asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Fatma Muhctar Sanusy, sebelumnya viral di media sosial (medsos).

Pasangan kekasih yang sudah resmi menjadi suami istri tersebut menikah di rumah orangtua mempelai wanita pada Minggu (17/07/2022).

Kediaman tersebut berlokasi di Jalan Sangia Kaendea, Kelurahan Raha II, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Provinsi Sultra.

Berdasarkan foto-foto yang diterima TribunnewsSultra.com, pernikahan Mehmet Guder dan Fatma Muhctar Sanusy tersebut berlangsung dalam nuansa adat Bugis.


Senyum bahagia Fatma dinikahi bule Turki
Senyum bahagia Fatma dinikahi bule Turki (handover)

Saat akad nikah keduanya sama-sama mengenakan pakaiat adat pernikahan dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut.

Keduanya tampak mengenakan pakaian adat Bugis berwarna hijau gelap dengan pernak-pernik berwarna keemasan.

Sedangkan, pada resepsi pernikahan yang digelar pada hari yang sama di siang harinya keduanya mengenakan pakaian berwarna biru muda dengan aksesori berwarna abu-abu silver.

Pakaian adat pernikahan yang digunakan masih bernuansa Bugis.

Terkait hal tersebut, Fatma yang dikonfirmasi TribunnewsSultra.com pada Senin (18/07/2022), membenarkan garis keturunannya tersebut.

Menurut Fatma dia lahir di Kota Raha, tapi ayahnya berdarah Bugis Pinrang dan Bone.

“Memang orangtua Bugis Pinrang dan Bone, tapi saya lahir di Raha,” jelasnya.

Lantas berapa uang panai yang diberikan sang bule Turki untuk meminang wanita Muna berdarah Bugis tersebut?

Uang panai adalah tradisi dalam pernikahan atas Bugis-Makassar, Provinsi Sulsel.

Uang panai dapat diartikan sejumlah uang yang diberikan oleh pihak laki-laki kepada pihak perempuan.

Uang maupun barang tersebut diberikan saat pihak laki-laki meminang sosok perempuan Bugis-Makassar.

Uang panai berbeda dengan mahar pernikahan atau maskawin.

Mahar pernikahan maupun uang panai yang diberikan Mehmet Guder untuk meminang Fatma Muhctar Sanusy tersebut disampaikan adiknya, Juniarsih.

Fatma gadis berdarah Bugis dinikahi bule Turki, Mehmet Guder
Fatma gadis berdarah Bugis dinikahi bule Turki, Mehmet Guder (Istimewa)

Uang panai yang diberikan Mehmet kepada Fatma untuk pernikahannya tersebut berupa uang tunai.

Besaran uang tunai yang menjadi uang panai tersebut berkisar Rp 70 juta.

Sedangkan untuk mahar pernikahan, katanya, mempelai pria memberikan maskawin cincin berlian kepada pengantin wanita.

“Panainya Rp 70 juta, sedangkan maharnya sebuah cincin berlian,” katanya dikonfirmasi TribunnewsSultra.com melalui Facebook Massenger.


Perjalanan Menuju Pernikahan

Lantas bagaimana pula, sang wanita Muna berdarah Bugis tersebut bisa bersua hingga akhirnya berjodoh dengan bule Turki itu?

Kisah cinta pasangan kekasih yang kini resmi menjadi suami istri itupun diungkap Juniarsih.

Awalnya Fatma Muhctar Sanusy dan Mehmet Guder berkenalan melalui medsos.

Dari komunikasi awal tersebut, Fatma dan Mehmet yang terpisah jarak tersebut saling bertukar nomor telepon seluler (ponsel).

“Kenalannya lewat medsos dan HP (handphone),” kata Juniarsih.

Hubungan kedua pasangan beda negara tersebut kemudian terjalin hingga sekitar dua tahun.

“Hampir 2 tahun mereka kenalan,” jelasnya.

Hubungan pasangan kekasih tersebut pun berlanjut ke jenjang yang lebih serius.

Bule Turki tersebut berniat mempersunting wanita Muna yang selama ini saling berkomunikasi via ponsel itu.

Fatma gadis berdarah Bugis dinikahi bule Turki, Mehmet Guder
Fatma gadis berdarah Bugis dinikahi bule Turki, Mehmet Guder (Istimewa)

Mehmet pun datang ke Kabupaten Muna untuk melamar Fatma sekitar Oktober 2021 lalu.

Kala itu, dia datang seorang diri meminang wanita pujaan hatinya tersebut kepada orangtuanya.

“Iye datang sendiri. Tahun lalu datang melamar sekitar bulan 10 (Oktober 2021),” ujarnya.

Pada awal Juli lalu, Mehmet pun kembali datang ke Kabupaten Muna untuk menikah dengan Fatma.

Dia kembali datang seorang diri.

Meski demikian, dalam foto-foto unggahan terlihat Memet diantar oleh orangtua dan kerabatnya saat akan bertolak ke daerah ini.

Pasangan wanita Muna berdarah Bugis serta bule Turki itupun mengucap janji suci pernikahan pada akhir pekan lalu.

Prosesi akad nikah dilanjutkan resepsi pernikahan berlangsung di kediaman orangtua mempelai wanita di Kabupaten Muna pada Minggu (17/07/2022).

(TribunnewsSultra.com/Sri Rahayu)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Terungkap Uang Panai Wanita Muna Berdarah Bugis Dinikahi Bule Turki, Mahar Pernikahan Cincin Berlian

0 Response to "Asmara Gadis di Muna Dinikahi Bule Turki, Kenalan Lewat Media Sosial, Terkuak Besaran Uang Panainya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel